Kamus Asuransi

Dalam dunia asuransi kadang kita menemukan beberapa istilah yang asing di telinga kita. Pada halaman ini kami menyusun sebuah halaman singkat yang menjelaskan secara awam arti dari istilah-istilah tersebut.


Calon Tertanggung (Applicant)

Orang atau perusahaan yang mengajukan permintaan polis asuransi.

Masa Asuransi (Insurance Period)

Masa berlakunya perlindungan asuransi, yaitu sejak tanggal berlakunya atau tanggal ulang tahun polis, sampai dengan tanggal ulang tahun polis berikutnya atau tanggal berakhirnya polis, mana yang lebih dahulu terjadi.

Manfaat Asuransi (Insurance Benefits)

Jenis-jenis dan besarnya manfaat produk asuransi sebagaimana dicantumkan dalam polis.

Nilai Tunai

Sejumlah uang yang menunjukkan nilai polis pada saat tertentu.

Pemegang Polis (Policy Owner)

Orang yang membuat perjanjian kontrak dengan perusahaan asuransi, sekaligus sebagai orang memiliki polis asuransi, menjadi pembayar premi, dan sebagai orang yang berhak mencairkan asuransi pada saat perjanjian asuransi berakhir masanya.

Penanggung (Insurance Company)

Perusahaan asuransi yang memberikan pertanggungan atas kerugian keuangan pada diri seseorang.

Tertanggung (Insured)

Orang yang jiwa atau kesehatannya ditanggung oleh perusahaan asuransi melalui polis asuransi pada saat resiko asuransi terjadi, terbagi menjadi 2 yaitu tertanggung utama untuk proteksi asuransi dasar dan tertanggung tambahan untuk proteksi asuransi tambahan.

Ahli Waris (Beneficiary)

Orang atau pihak yang ditunjuk oleh pemegang polis untuk menerima manfaat polis pada saat tertanggung mengalami resiko asuransi.

Polis (Insurance Policy)

Dokumen perjanjian asuransi antara penanggung dengan tertanggung, yang meliputi ketentuan umum polis dan/atau ketentuan tambahan dan/atau ketentuan khusus dan/atau setiap endorsemen dan/atau perubahan lain yang terdapat didalamnya yang Penanggung tanda tangani, termasuk Surat Pengajuan Asuransi atau Formulir Aplikasi, Lampiran Polis dan/atau dokumen-dokumen yang terkait dalam proses permohonan dan/atau pendaftaran asuransi tersebut, serta dokumen lainnya yang terkait dengan polis, yang secara keseluruhan merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari polis.

Premi (Insurance Premium)

Sejumlah uang yang tercantum dalam polis dan disetujui serta dibayarkan oleh pemegang polis kepada penanggung (perusahaan asuransi) sehubungan dengan penutupan polis. Yang termasuk dalam kategori premi asuransi adalah premi dasar, premi pertama, premi lanjutan, tambahan premi.

Top Up

Penambahan dana investasi diluar pembayaran premi dasar asuransi.

Uang Pertanggungan(Sum Assured)

Sejumlah uang yang tercantum dalam polis yang merupakan nilai perjanjian asuransi, dan yang menjadi dasar penetapan pembayaran manfaat asuransi yang akan diberikan kepada pemegang polis / penerima manfaat yang ditunjuk sesuai polis dan peratuan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia setelah semua syarat-syarat untuk menerima pembayaran dipenuhi.

Asuransi Dasar (Basic Insurance)

Perlindungan Asuransi dasar berdasarkan yang tercantum dalam polis.

Asuransi Tambahan (Rider)

Sekumpulan provisi khusus atau tambahan yan masuk dalam polis asuransi jiwa, yang ditambahkan untuk memperkuat dan melengkapi dan menambah manfaat asuransi dalam polis.

Klaim (Claim)

Suatu permintaan pembayaran atas manfaat polis asuransi menyusul terjadinya suatu kerugian yang ditanggung.

Masa Tunggu (Waiting Period)

Jangka waktu tertentu yang secara spesifik ditetapkan Polis untuk memberikan Manfaat Asuransi. Contoh: Masa dalam jangka waktu tertentu setelah polis diterbitkan dimana biaya kesehatan tertanggung tidak dijamin. Lama masa tunggu umumnya adalah 1 bulan (dimana kartu kesehatan baru bisa dipakai) dan 1 tahun (untuk jenis penyakit yang dikecualikan)

Masa Tenggang (Grace Period)

Jangka waktu setelah berakhirnya masa jatuh tempo pembayaran premi, dimana dalam masa ini pembayaran premi masih bisa dilakukan tanpa dikenakan bunga. Selama masa ini, polis masih berlaku / Aktif, dan biasanya masa tenggang ini maksimal 45 hari dari tanggal jatuh tempo polis.

Pengecualian (Exclusion)

Kerugian-kerugian yang tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi. Biasanya dalam asuransi kesehatan pengecualian mengacu pada jenis-jenis penyakit yang tidak ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Pre-Existing Condition

Kondisi penyakit yang sudah ada atau kondisi medis apapun yang telah didiagnosa dan membutuhkan perawatan medis yang meskipun perawatan belum dilakukan yang ada sebelum tangga masuk asuransi.

Underwriting

Proses penilaian dan penggolongan resiko yang terkait pada calon tertanggung untuk membuat keputusan untuk menerima atau menolak resiko tersebut.

Polis In-Force

Polis dalam kondisi hidup / aktif dan pertanggungan asuransi masih berjalan.

Polis Lapse

Polis dalam keadaan mati / batal / pertanggungan asuransi tidak berjalan.

Termaslahat (Penerima Manfaat)

Orang atau Badan yang namanya tercantum dalam Surat Pengajuan Asuransi Jiwa atau Polis atau Nota Perubahannya yang ditunjuk untuk menerima Manfaat Asuransi, apabila Tertanggung meninggal dunia, dengan ketentuan orang atau badan tersebut mempunyai hubungan kepentingan terhadap Tertanggung atas asuransi ini (Insurable Interest) dan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia.

Tahun Polis

Tenggang waktu antara satu ulang tahun Polis dengan ulang tahun Polis berikutnya, yang perhitungannya dimulai dari tanggal berlakunya Polis.

Survival Period

Masa bertahan hidup Tertanggung atas suatu kondisi sebelum Penanggung dapat membayarkan Manfaat Asuransi.

Pengalihan Dana (Switching)

Sejumlah dana yang dialihkan sebagian atau seluruhnya ke dalam dana investasi lain yang tersedia.

Penutupan Polis (Surrender)

Permintaan tertulis dari Pemegang Polis untuk mengakhiri Polis sebelum akhir Masa Asuransi.