Perlindungan Ganda untuk orang tua

2 proteksi edit.jpg

Saat ini banyak masyarakat yang mengatakan membeli asuransi rugi, uangnya berkurang, bahkan habis. Mengenai membeli asuransi rugi ada di artikel biaya-biaya asuransi  yang membahas tentang biaya-biaya apa saja yang muncul, bahkan nasabah akan merasa sangat terbebani jika tidak sesuai dengan fasilitas yang diharapkan. Namun tidak sedikit klien dari mauasuransi justru saat ini mencari asuransi karena sangat menguntungkan secara angka, waktu, dan aman dari pajak serta mendapatkan fasilitas-fasilitas dari asuransi. Pada artikel kali ini mauasuransi akan membahas keuntungan kita membeli asuransi jiwa.

Klien A menanyakan " Kalau kita mau berbisnis anda mau meimiliki keuntungan cash sebesar 10 milyar, kira -kira memerlukan waktu berapa tahun ya?" ini pertanyaan menarik, tentunya semua manusia ingin keuntungan apalagi dalam waktu tertentu. Teman klien A menjawab "Dengan membeli asuransi jiwa sebesar 10 milyar, maka anak-anak saya pasti akan menerima uang sebesar 10 milyar tidak peduli apapun kondisi bisnis yang akan datang."

Dari pernyataan di atas kita bisa melihat dengan menyisihkan sebagian pendapatan yang kita dapatkan, kita bisa memastikan uang warisan yang pasti akan diterima oleh anak-anak kita dengan kondisi apapun kita sebagai orang tua dimasa yang akan datang.

Asuransi jiwa adalah suatu kontrak perjanjian antara tertanggung sebagai pemegang polis dengan perusahaan asuransi sebagai penanggung  dimana perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah nominal uang jika terjadi risiko kematian terhadap pihak pemegang polis asuransi. Anda sebagai tertanggung wajib membayar sejumlah premi yang nantinya bermanfaat untuk memberikan penggantian atas risiko kematian Anda tersebut. Asuransi jiwa merupakan jenis asuransi yang bertujuan untuk menanggung orang terhadap kerugian finansial yang tidak terduga, yang disebabkan karena tertanggung meninggal dunia. Misalnya seorang suami bisa membeli asuransi jiwa untuk dirinya sendiri atau dengan istri sebagai tertanggung, atau orangtua juga bisa membeli asuransi jiwa dengan anaknya sebagai tertanggung. 

Ada beberapa jenis produk asuransi jiwa yang tentunya masing-masing memiliki manfaat yang berbeda-beda. Jenis-jenis asuransi jiwa ini bertujuan untuk melayani berbagai macam kebutuhan, kemampuan, dan daya beli masyarakat.

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)
Asuransi jiwa berjangka atau term life insurance ini fungsinya untuk memberi proteksi kepada tertanggung dalam jangka waktu tertentu saja. Asuransi jiwa ini biasanya menawarkan kontrak untuk 5, 10, atau 20 tahun, dengan premi tetap dan terhitung murah. Anda direkomendasikan memilih asuransi jiwa jenis ini jika Anda mengutamakan masa depan keluarga Anda terutama pendidikan anak. Cocok bagi Anda yang memiliki kebutuhan akan biaya asuransi yang besar namun memiliki kemampuan keuangan yang terbatas.

Jika Anda memilih asuransi jiwa ini, beberapa keuntungannya adalah:

  • Anda sebagai pemegang polis mendapatkan kebebasan dalam menentukan besarnya premi sesuai dengan kemampuan Anda.
  • Uang pertanggungan yang bisa Anda peroleh sebagai pemegang polis bisa mencapai angka miliaran rupiah. Artinya, jika tertanggung meninggal dunia saat masa kontrak masih aktif, maka keluarga tertanggung akan mendapatkan uang pertanggungan yang cukup besar.

Sementara itu kekurangan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:

  • Tertanggung bisa kehilangan uang premi yang sudah dibayarkan atau premi hangus begitu kontrak selesai apabila tidak mengalami masalah kesehatan maupun meninggal dunia hingga masa kontrak selesai tersebut.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)
Asuransi jiwa jenis seumur hidup atau whole life insurance ini memberikan perlindungan seumur hidup, meski biasanya perusahaan asuransi membatasi manfaat perlindungan hingga hanya 100 tahun.

Asuransi jiwa ini direkomendasikan bagi Anda yang tidak punya tanggungan dan menginginkan manfaat yang lebih dari sekadar santunan kematian, atau Anda tertarik dengan ide tabungan jangka panjang. Jadi, jika Anda menginginkan perlindungan jiwa sekaligus tabungan untuk kebutuhan darurat misalnya membayar biaya tagihan rumah sakit, Anda dapat mempertimbangkan untuk membeli polis asuransi jiwa jenis ini.

Keuntungan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:

  • Pemegang polis dimungkinkan untuk mendapatkan nilai tunai dari premi yang sudah dibayarkan.
  • Apabila Anda sebagai tertanggung tidak dapat membayar angsuran premi secara berkala, Anda bisa menggunakan nilai tunai dari premi yang sudah dibayar untuk membayar premi selanjutnya.
  • Premi asuransi yang sudah Anda bayarkan tidak akan hangus jika tidak ada klaim.
  • Saat kontrak berakhir, uang pertanggungan akan diberikan seluruhnya.

Sementara itu kekurangannya adalah:

  • Preminya lebih besar ketimbang premi asuransi jiwa berjangka, bahkan bisa mencapai lebih dari dua kali lipatnya. Alasan dari premi yang tinggi ini adalah karena angka harapan hidup masyarakat Indonesia hanya 65 tahun untuk laki-laki dan 70 tahun untuk perempuan, sehingga kemungkinan klaim asuransi sebelum masa proteksi berakhir lebih tinggi.
  • Nilai tunai dari total premi yang sudah dibayarkan tidak terlalu besar karena bunga untuk asuransi ini biasanya hanya sebesar 4% per tahun, dan angka ini belum dipotong pajak.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)
Jenis asuransi jiwa dwiguna atau endowment insurance ini sesuai dengan namanya adalah asuransi yang memiliki dua manfaat, yaitu sebagai asuransi jiwa berjangka sekaligus tabungan. Artinya Anda sebagai pemegang polis dapat memperoleh nilai tunai dari premi asuransi yang sudah Anda bayarkan berupa uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia dalam periode tertentu sesuai dengan kebijakan polis asuransi bersangkutan dan juga dapat menarik polis asuransi dalam waktu tertentu sebelum masa kontrak berakhir.

Asuransi jiwa jenis ini direkomendasikan bagi Anda yang lebih ingin memastikan ketersediaan dana pendidikan untuk anak, ingin punya dana untuk kebutuhan tak terduga di masa depan, dan ingin punya dana pensiun yang lebih besar.

Keuntungan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:

  • Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Anda bisa mengklaim polis asuransi jiwa ini sebelum masa kontrak berakhir, misalnya untuk dana pendidikan anak Anda. Namun penarikan dana ini hanya bisa dilakukan sekali dalam jangka waktu beberapa tahun sesuai dengan perjanjian yang telah dibuat.
  • Jika misalnya Anda sebagai tertanggung masih hidup saat jangka waktu berakhir, Anda akan mendapatkan seluruh uang pertanggungan.

Sementara itu kekurangannya adalah:

  • Karena jenis asuransi jiwa ini memiliki dua manfaat, yang seperti menggabungkan manfaat asuransi jiwa berjangka dengan asuransi jiwa seumur  hidup, jadi preminya cukup besar, bisa mencapai jutaan rupiah per bulannya.

4. Asuransi Jiwa Unit Link
Asuransi jiwa jenis unit link ini menggabungkan manfaat asuransi dengan investasi, dan paling sering ditawarkan oleh agen asuransi. Jika Anda tertarik berinvestasi namun tidak mengerti tentang investasi dan ingin tetap memastikan jiwa Anda tetap mendapatkan manfaat perlindungan dari kematian, Anda bisa memilih jenis asuransi jiwa ini.

Keuntungan dari asuransi jiwa jenis ini adalah:

  • Anda sebagai pemegang polis tidak hanya mendapatkan jaminan perlindungan saja melainkan juga imbal hasil investasi dengan bunga yang cukup tinggi setiap tahunnya.

Sementara kerugiannya adalah:

  • Imbal balik dari investasinya kurang signifikan jika dibandingkan dengan investasi murni seperti saham, pasar uang, atau reksadana. Jika Anda mencari keuntungan yang besar dari investasi, Anda sebaiknya tidak mengandalkan asuransi jiwa unit link.
  • Uang pertanggungan yang akan diperoleh tergolong rendah, terutama jika investasinya gagal atau hanya menghasilkan keuntungan yang kecil.

Kemudian kita harus memilih yang mana? pertanyaan ini bisa dijawab sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing. pada kali ini mauasuransi akan membahas tentang proteksi ganda untuk suami dan istri dalam satu polis. Memiliki proteksi dengan tertanggung utama suami dan tertanggung tambahan istri sangat menguntungkan bagi nasabah karena biaya administrasi, biaya pemeliharaan hanya perlu ditanggungkan dalam satu polis, dibandingkan kita membeli polis masing-masing secara terpisah. Namun perlu diperhatikan peraturan dalam masing-masing produk apakah jika tertanggung utama meninggal dunia polis berhenti atau polis tetap berjalan dengan pasangan akan menjadi sebagai tertanggung utama. Karena jika polis berhenti maka pasangan jika harus membeli perlindungan jiwa di usia lanjut akan sangat mahal preminya.

Mari kita lihat ilustrasi dari gambar di samping. Suami usia 30 tahun dan istri usia 25 tahun menabung Rp 500,000 per bulan selama 20 tahun. 

Manfaat yang didapat :
salah satu contoh perlindungan ganda untuk orang tua

salah satu contoh perlindungan ganda untuk orang tua

 - Suami meninggal alami karena usia atau sakit mendapatkan santunan sebesar Rp 500,000,000.
 - Suami meninggal karena kecelakaan mendapatkan santunan sebesar Rp 1 Milyar, dari santunan meninggal dan santunan meninggal kecelakaan
- Istri meninggal alami karena usia atau sakit mendapatkan santunan sebesar Rp 500,000,000.
- Bonus hidup hingga usia 85 tahun dan polis dalam keadaaan aktif, akan mendapatkan nilai tunai pasti sebesar dari uang pertanggungan suami sebesar Rp 500,000,000.
- Nilai tunai yang terbentuk dari hasil investasi
2protection.jpg

Dari manfaat diatas hampir setiap produk asuransi jiwa memiliki fasilitas yang kurang lebih sama, yang menarik adalah dimanfaat terakhir nasabah akan menerima uang pasti sebesar Rp 500,000,000 di usia 85 tahun. Ada pro dan kontra beberapa bilang bisa hidup hingga usia 85 tahun sangat bagus dan jarang. Mungkin untuk saat ini benar namun kita lihat, dengan kemajuan dan canggihnya teknologi kedokteran untuk dekade mendatang sangat memungkinkan manusia hidup diatas 85 tahun. Namun alangkah sedihnya jika kita memiliki umur panjang hingga usia 85 tahun kemudian tidak memiliki fasilitas ini.Mari kita berasuransi, pilihlah produk dan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing.

2protect.jpg

Saya secara pribadi karena melihat dari manfaat yang terakhir akhirnya saya dan istri memutuskan untuk menambah perlindungan jiwa kami, karena dengan kita hidup di usia 85 tahun maka akan mendapatkan uang tunai sebesar uang peratnggungan. Asuransi Generali Indonesia telah memberikan fasilitas lebih dalam perlindungan asuransi jiwa bukan hanya nasabah tutup usia, namun manfaat plus saat nasabah usia 85 tahun.

 

 

 

 

orang bijak mauasuransi