Kami hadir disaat anda membutuhkan

Meeting @Maxx Coffee Semarang.

Kali ini kami akan mencoba mengupas sebuah profesi yang mempunyai nilai tambah buat orang lain, sebuah profesi yang mempunyai tujuan untuk membantu kehidupan masa depan orang lain menjadi lebih baik. Selain itu profesi inipun sudah mencetak banyak jutawan bahkan miliarder di Indonesia. Profesi tersebut adalah Agen Asuransi.

Kami hadir disaat anda membutuhkan
— #agenasuransi #mauasuransi
IMG_6161.PNG

Ada lima orang sahabat karib dengan berbagai macam profesi, yang pertama berprofesi sebagai  kontraktor, yang kedua sebagai pimpinan bank, ketiga sebagai dokter spesialis, keempat sebagai pengusaha dan yang terakhir sebagai agen asuransi.

Mereka menjalani kehidupan selayaknya pada umumnya, dan masing-masing memiliki karir yang sukses. Mereka berlima sering berkumpul dan berlibur dengan istri dan anak-anaknya. Kesuksesan mereka berlima dan keharmonisan keluarganya menjadi impian kebanyakan orang, rumah mewah, mobil mewah, berlibur ke luar negri, keluarga bahagia, bisa memberikan pendidikan anak yang terbaik.

Menjelang usia pensiun, mendekati 60 tahun sang pengusaha mengalami sakit dan didiagnosa kanker usus. Semenjak peristiwa itu, mereka berempat jadi lebih sering mengunjungi sahabatnya yang terbaring di Rumah Sakit, setelah menjalani perawatan dan pengobatan secara insentif sang pengusaha akhirnya meninggal dunia. Keempat sahabat sang pengusaha merasa sangat kehilangan sekali, karena mereka berlima semua merintis sejak muda hingga mencapai semua kesuksesan yang mereka capai.

Dua bulan dari proses pemakaman sang pengusaha, istri dan anak-anaknya masih menjalani kehidupan sehari-hari seperti biasa, namun tentu gaya hidup kelurganya mulai berhemat.

Dengan berjalannya waktu datanglah sahabat sang suami yaitu sang kontraktor, beliau datang untuk menjelaskan bahwa sang suami masih ada kekurangan untuk pelunasan properti yang dibelinya sekitar 1 Milyar .....

Beberapa hari kemudian datanglah sahabat yang bekerja sebagai pimpinan bank, beliau juga menjelaskan bahwa sang suami masih ada beberapa pelunasan kredit yang belum terselesaikan sebesar Rp 500 juta .....

Beberapa hari kemudian datanglah sahabat suami yang berprofesi sebagai dokter spesialis, beliau pun menjelaskan masih ada beberapa tagihan Rumah sakit yang tertunda dan belum diselesaikan sebesar Rp 750 juta .....

Melihat kedatangan sahabat-sahabat suaminya, sang istri merasa sangat sedih dengan ditinggalnya suami, beliau harus menanggung juga tagihan-tagihan dan kredit dari alamarhum suaminya. Saat sang istri kebingungan bagaimana menyelesaikan hutang-hutang suaminya, datanglah sahabat suami yang berprofesi sebagai agen asuransi ..... dan mulailah terjadi percakapan antara sang agen asuransi dengan istri sang almarhum pengusaha.

Istri pengusaha : “maaf ya, apa kamu juga datang untuk menagih hutang almarhum suamiku seperti teman-temanmu yang lain? Duh, kamu kan tahu bahwa suamiku yaitu teman kalian sejak muda baru saja meninggal dan aku sendiri tidak tahu harus bagaimana menjalani hidup kedepan, malah sekarang kalian semua menagih hutang, gimana cara aku membayarnya? Mana hutangnya banyak sekali sekitar 2,250 Milyar. Tolong mengerti, hiks..hiks..” (sang istri menangis)

ini aku datang justru ingin meminta tanda tangan kamu untuk mencairkan klaim asuransi dari almarhum suamimu sebesar 10 milyar
— #agenasuransi #mauasuransi

Sang agen asuransi : “kamu tidak perlu kuatir, aku datang bukan untuk menagih hutang ataupun yang lain, justru karena aku sangat tahu kondisimu dan lagian almarhum suamimu adalah sabahatku sejak muda dulu, karena itu aku sekarang datang”

Sang istri pengusaha : “memang mau kamu apa?” (Masih sambil menangis)

Sang agen asuransi : “ini aku datang justru ingin meminta tanda tangan kamu untuk mencairkan klaim asuransi dari almarhum suamimu sebesar 10 milyar”.

Sang istri pengusaha : “hah, beneran? Kamu yakin? Kamu gak bohong kan? Lagian kapan suamiku ikut asuransi? Dia gak pernah bilang apa-apa sama aku selama ini”.

Sang agen asuransi : “iya aku gak bohong, memang klaim asuransi jiwa dari suamimu Rp 10 Milyar. Waktu itu saya pernah menawarkan sama almarhum suamimu dan dia diam-diam ikut asuransi, dan memang tanpa sepengetahuan kamu karena dia bilang kamu gak setuju, tetapi dia tetep bersikeras ikut asuransi. Akhirnya beliau diam-diam menemui aku dan akhirnya beliau ikut asuransi jiwa dengan uang pertanggungan sebesar Rp 10 milyar”.

Sang istri pengusaha : “ternyata beneran, terima kasih Tuhan, akhirnya Tuhan tolong saya dan anak-anak. Terima kasih juga ya, kamu memang benar-benar sahabat sejati”.

Profesi asuransi adalah sebuah profesi yang mulia yang bertujuan membantu kehidupan masa depan orang lain menjadi lebih baik.
— #agenasuransi #mauasuransi

Dari cerita diatas, kita bisa tahu bagaimana profesi agen asuransi itu sebenarnya. Apakah membantu orang, atau cuma jualan terus lari, atau banyak yang bilang manis didepan tapi pahit dibelakang, atau apa? Tetapi itulah sejatinya profesi agen asuransi, itulah kenyataan sebenarnya bahwa profesi ini sering dianggap sebelah mata, negatif, jelek, tetapi justru profesi inilah yang mempunyai tujuan yang mulia yaitu membantu kehidupan masa depan seseorang.

Selain itu Profesi ini sudah menghasilkan banyak sekali jutawan dan bahkan miliarder di Indonesia. Profesi agen asuransi ini juga telah banyak membantu orang untuk bisa menghasilkan pendapatan yang sangat fantastis sekali. Bahkan berdasarkan majalah Investor, ada 10 profesi termahal di Indonesia dan salah satunya adalah agen asuransi, dan itu memang benar sekali. Dan dimajalah tersebut di tulis kriteria profesi termahal di Indonesia sebagai berikut :

Memiliki penghasilan yang besar jika diakumulasikan dalam waktu setahun.

Saat ini di Indonesia sudah banyak sekali agen asuransi yang mendapatkan penghasilan yang besar, mulai dari jutaan, puluhan juta, ratusan juta bahkan milyar. Dan sekadar informasi, di Indonesia sendiri sudah ada agen asuransi yang mempunyai penghasilan sampai Rp 50 juta per ...... ini yang keren sekali dan ZUPER skali, Rp 50 Juta itu dapatnya perhari, alias Rp 1,5 Milyar sebulan, alias Rp 18 Milyar pertahun, woow atau woooooowwww banget? Tetapi semuanya kembali lagi dengan bagaimana kita mengerjakan profesi ini, prinsipnya "ada usaha, ada hasil".

Banyak dibutuhkan masyarakat.

Asuransi sendiri sangat dibutuhkan oleh semua orang, semua masyarakat Indonesia, karena asuransi ini sangat penting. Banyak sekali produk asuransi yang bisa membantu banyak orang untuk mengendalikan resiko yang bisa terjadi dalam kehidupan semua orang, mulai dari asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, asuransi kecelakaan, dll.

Menghasilkan individu yang memiliki nilai tambah (selling point) yang tinggi.

Sebagai agen asuransi, banyak sekali pelatihan-pelatihan yang diberikan oleh perusahaan asuransi untuk mengembangkan skill daripada agen asuransinya, pastinya sebagai agen pasti ada nilai tambah karena tidak banyak pekerjaan yang benar-benar mulai yaitu membantu orang lain untuk mendapat kehidupan masa depan yang lebih baik.

Terkait dengan industri-industri yang tengah tumbuh.

Semakin bertumbuhnya industri-industri baru yang sedang bertumbuh, maka akan banyak sekali orang yang terkait di dalam industri tersebut dan pastinya mereka semua membutuhkan asuransi.

Kebal krisis ekonomi.

Pastinya kebal krisis, Kog bisa? profesi ini akan menghasilkan pendapatan yang sangat besar sekali dan lama. Dan sudah terbukti saat krisispun dari profesi ini justru menghasilkan orang-orang baru lagi yang memiliki penghasilan yang sangat besar.

Memiliki prospek kedepan yang bagus (prospektif)

Sebagai agen ada jenjang karier yang sangat bagus untuk dijalani, dan begitu karier ini tercapai sampai posisi puncak, maka andapun bisa membuka agency (perwakilan dari perusahaan) sendiri.

So, masih ragu dengan profesi yang satu ini? memang tidak semua orang bisa cocok dengan profesi yang satu ini, tetapi minimal kita semua jadi tahu mengenai profesi agen asuransi ini. Anda bisa juga cek di Jooble untuk mencari profesi/ pekerjaan terbaik lain yang juga mempunyai manfaat untuk orang lain.

IMG_6182.JPG

Salam Proteksi,

Orang Bijak, Mau Asuransi !