Siapa bilang punya asuransi kesehatan itu rugi ??

IMG_7742.JPG

Saya adalah seorang nasabah dari perusahaan asuransi kesehatan. Sekitar lima tahun yang lalu saya membeli asuransi kesehatan dengan fasilitas yang kecil, saat itu saya berpikir yang penting POKOKNYA HARUS ADA asuransi kesehatan. Singkat cerita, dua tahun kemudian setelah saya mengambil asuransi kesehatan, tiba-tiba lutut saya terasa sangat sakit sekali, dan ternyata saya harus menjalani operasi lutut di Jakarta yang pada saat itu memerlukan biaya puluhan juta rupiah. Saya sangat bersyukur mempunyai asuransi kesehatan yang bisa membantu saya dalam hal biaya berobat, tetapi sayangnya dari asuransi kesehatan yang saya miliki, saya hanya mendapatkan penggantian klaim sekitar lima belas jutaan.

Asuransi kesehatan memang sangat dibutuhkan saat kita mengalami masalah kesehatan, dan kita selalu dan sering merasa belum memerlukan asuransi apalagi saat sehat. Padahal saat kita mengalami masalah kesehatan dikemudian hari, semuanya sudah terlambat.

Dengan berjalannya waktu saya mendapatkan penawaran dari seorang agen pemasar asuransi mengenai asuransi kesehatan yang terbaru dengan fasilitas sesuai tagihan (On Bill). Semula saya berpikir bahwa premi yang harus saya bayarkan pastinya cukup mahal, namun agen pemasar tersebutmenjelaskan bahwa premi mahal salah satunya adalah karena faktor usia saya yang sudah diatas enam puluh tahun. Akhirnya dengan segala pertimbangan, saya memutuskan untuk menambah polis asuransi dengan fasilitas kesehatan sesuai tagihan (On Bill).

RESIKO KEHIDUPAN KEMBALI MENIMPA SAYA

total klaim yang dibayarkan rp 5,879,143.00

total klaim yang dibayarkan rp 5,879,143.00

Sekitar bulan Maret lalu, saya mengalami kecelakaan yaitu saya terjatuh dikamar mandi dan sampai pingsan. Terima kasih kepada yang Tuhan karena pertolongan-NYA, saat itu saya langsung dilarikan ke rumah sakit ruang UGD, dan saya harus menjalani rawat inap untuk pemeriksaan lanjut. Saat di Rumah Sakit, pemeriksaaan lebih lanjutnya mengharuskan saya untuk melakukan citi-scan terutama di kepala saya, karena saat terjatuh kepala saya terbentur di lantai. Dan untuk pemeriksaan tersebut, diperlukan biaya sekitar tujuh jutaan, dan sekali lagi saya sangat bersyukur karena saya memiliki asuransi kesehatan yang dulu saya beli. Tetapi sekali lagi karena asuransi kesehatan yang dulu saya ikuti belum memiliki fasilitas penggantian yang sesuai tagihan (On Bill), dari tujuh jutaan, saya mendapatkan penggantian klaim sebesar 5 jutaan.

BE CAREFULL !!! Saat semuanya baik-baikpun, kadang risiko kehidupan bisa saja menimpa kita, PREPARE YOURSELF !
total klaim terbayarkan rp 159,732,155.80

total klaim terbayarkan rp 159,732,155.80

Berselang beberapa minggu kemudian setelah saya keluar dari Rumah Sakit, saya berkunjung kerumah anak saya karena saya kangen sekali bermain-main dengan cucu-cucu saya yang sangat lucu. Saat saya menggendong-gendong cucu saya, tiba-tiba pinggul saya terdengar bunyi "jegluk", dan pinggul saya terasa sakit sekali terutama saat dipakai jalan. Untungnya saat itu proses pengajuan polis saya yang baru (On Bill), sudah disetujui oleh perusahaan asuransi yang saya ikuti. Dan setelah berdiskusi dengan teman dan saudara, saya memutuskan untuk melakukan pemeriksaan pinggul di rumah sakit Surabaya. Setelah melakukan pemeriksaan dengan dr. Nario, beliau menyarankan untuk dilakukan tindakan operasi, mau dioperasi sekarang boleh, atau ditunggu beberapa bulan lagi boleh juga. Akhirnya kami memutuskan untuk dioperasi tanggal 18 Mei 2017, dan harus menjalani rawat inap selama lima hari. Terima kasih kepada Tuhan atas pertolongan-NYA, operasi saya berjalan dengan lancar dan pengobatan berjalan dengan baik, tetapi saat menjelang pulang pun saya bertanya-tanya bisa tidak ya klaim asuransinya nya keluar karena bernilai hingga ratusan juta rupiah, dan lagi baru saja saya mengikuti asuransi tersebut. Akhirnya pada tanggal 22 Mei 2017 hari senin, pukul 20.30 agen pemasarnya menelepon hp suami saya dan bilang bahwa klaimnya sudah disetujui oleh pihak asuransi jiwa, sebesar 150 jutaan. Saat itu kami merasa lega dan puas, ternyata meskipun masih polis baru, klaim sebesar hampir 160 juta dibayarkan oleh asuransi yang kami ikuti. 

Terima kasih Tuhan, terima kasih juga untuk dr. Nario yang sangat baik, juga pihak RS Adi Husada yang sangat kooperatif, dan asuransi AIA Financial, serta agen pemasarnya.

Orang bijak, mauasuransi.

Foto bersama dokter NArio, pemilik igors, dan keluarga besar di surabaya

Foto bersama dokter NArio, pemilik igors, dan keluarga besar di surabaya