Jeritan hati Nasabah Asuransi Vs Agen Asuransi (bagian 1 : Permasalahan)

image.jpg

Banyak sekali nasabah asuransi yang mengeluh setelah mereka membeli polis asuransi dari perusahaan asuransi manapun seperti Prudential, AIA Financial, AXA, Allianz, Sequish Life, Manulife, Generali dan lain sebagainya. Apakah salah perusahaan asuransinya??? jawaban tidak, tetapi oknumnya yang bersalah. Adapun keluhan-keluhan dari nasabah sebagai berikut:

Nasabah : "Waktu nawarin sih baik-baik, sopan, dan kayak malaikat gitu, dicari guampang gitu, begitu di telp langsung diangkat dan langsung nonggol, tapi waktu saya mau klaim, duhhhhh, nyarinya susah banget, ditelp sibuk, disms gak dibales, iiiihhhh banyak deh alasannya, gak tau deh ngumpet dimana. Bahkan kalaupun bisa dihubungi, jawabnya : Sory pak, bu saya sudah tidak disana lagi, lha terus saya mau kemana urusnya coba".
Nasabah : "Lha kok gak sesuai dengan omongan di awal toh? gimana sih agennya ini?"

Dan masih banyak yang lain, tetapi inti dari terjadinya keluhan ini adalah karena nasabah tidak diperhatikan oleh agen pemasar asuransinya bahkan lebih parahnya tidak dilayani oleh agen pemasar asuransi yang bersangkutan dalam pengurusan asuransi yang dibeli dari agen pemasar tersebut !!!

Peringkat tertinggi keluhan nasabah asuransi adalah nasabah tidak diperhatikan bahkan lebih parahnya tidak dilayani oleh agen pemasar asuransi yang bersangkutan dalam pengurusan asuransi yang dibeli dari agen pemasar tersebut !!!
— #jeritanhatinasabah #mauasuransi

Tetapi ada juga nasabah yang memang tidak mau diperhatikan oleh agen yang bersangkutan, si nasabah lebih senang untuk mengurus asuransinya sendiri. Apakah ini baik? Sebetulnya sangat baik sekali kalau nasabah bisa mandiri dalam mengurus asuransinya, tetapi memang merupakan hak nasabah untuk dilayani oleg agen asuransi setelah mereka membeli polis dari agen asuransi tersebut. Kenapa baik kalau nasabah mandiri? Seperti halnya kisah nyata berikut :

Mendapatkan pelayanan dari agen yang bersangkutan adalah HAK MUTLAK nasabah asuransi.
— mauasuransi.com

Tahun lalu pada saat 31 Desember, seorang nasabah rekan saya mengalami sakit dan beliau masuk ke RS di Surabaya. Beliau memiliki 2 polis dari perusahaan berbeda. Pada saat itu beliau juga sempat bingung karena pastinya tanggal 31 Desember semua agen maupun perusahaan asuransi tutup dan libur. Apa yang terjadi? untung si nasabah cukup mengerti sekali mengenai proses untuk mengajukan klaim dan lain sebagainya, akhirnya si nasabah mencoba mengurus sendiri dengan mencari form di website perusahaan tersebut dan setelah itu di print dan diisi oleh dokter yang bersangkutan. Tetapi salah satu agen dari perusahaan A segera mendatangi si nasabah untuk membantu proses klaim karena waktu itu agen dari perusahaan A sedang di Surabaya. Teteapi agen dari perusahaan B tidak bisa datang karena si agen sedang berlibur bersama keluarganya di luar negri. Apakah salah di agen dari perusahaan B? tidak juga karena memang itu hari libur dan memang resiko yang terjadi ke si nasabah juga mendadak, tetapi tetap si agen dari perusahaan B membantu juga lewat telepon.  Kita bisa lihat disini, dengan nasabah bisa mandiri, semestinya akan memudahkan si nasabah dalam pengurusan polis asuransinya. Tetapi sekali lagi, memang adalah hak mutlak nasabah untuk mendapatkan pelayanan dari agen yang perusahaan yang bersangkutan.

Sekarang kalau kita lihat kembali inti permasalahan diatas. Pertanyaannya, apakah hal tersebut terjadi karena murni salah agen yang tidak mau mengurus nasabahnya? atau adakah juga salah dari nasabah yang bersangkutan?

image.jpg

Dan karena keluhan yang ada akhirnya banyak nasabah yang seringkali selalu bilang "kalau saya masuk asuransi kan enak, agennya dapatnya besar, dapat jalan-jalan luar negri lagi, lha gitu polisku gak diurusin, menyesal aku ikut asuransi, tau begini mending gak usah ikut". Lha jadinya kena semua kan? akhirnya masyarakat jadi negatif juga sama asuransi padahal hanya gara - gara 1 atau 2 oknum bukan semuanya. Tetapi sekarang yang perlu dipertanyakan adalah : apakah agen pemasar asuransi dapatnya benar - benar besar???

Banyak orang tahunya cuma katanya komisi agen asuransi itu besar, tetapi pernahkah ada yang tahu tanggung jawab agen asuransi dengan komisi yang diterimanya? apakah sepadan? Simak bagian ke 2 di artikel berikutnya yang akan membahas mengenai komisi agen asuransi .......

Salam Proteksi,

Orang Bijak, Mau Asuransi !